BOGOR – Untuk Meningkatkan kapasitas mitra dampingan di Bantaeng, Kampoeng Ternak Nusantara kembali menggelar pelatihan teknis beternak sapi. Pelatihan kali ini dilakukan di Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu (25/4).

Ajat Sudarjat, Manajer Pemberdayaan Peternak Kampoeng Ternak menyatakan, pelatihan teknis beternak bertujuan agar mitra memiliki kemampuan dalam beternak yang baik. Salah satunya mampu melakukan inseminasi buatan sendiri.

“Meski sebagian besar tidak tamat sekolah SD, tapi belajar inseminasi buatan tidak menjadi kendala,” kata Ajat.

Menurut Ajat, mitra dampingan perlu belajar inseminasi buatan agar peluang mitra peternak mendapatkan hasil berupa anakan sapi semakin besar.

“Bayangkan, jika perhari biaya mencari rumput 5000 rupiah per karung, maka dalam setahun jika sapi betina tidak melahirkan anak, dapat dihitung kerugian yang dialami peternak,” ujar dokter hewan ini.

Pelatihan yang dihadiri 30 peternak dampingan ini juga diisi Ponco Nugroho, Direktur Kampoeng Ternak Nusantara tentang penguatan kelembagaan peternak. Ponco menekankan, bahwa koperasi Peternak Mattiro Baji’ bakanlah gerombolan, tanpa organisasi yang memiliki visi bersama sebagaimana namanya Mattro Baji’ yaitu baik dalam segala hal.

Dengan pengalaman lebih 10 tahun mendampingi kelembagaan masyarakat, Ponco Nugroho mampu memberikan semangat kepada peserta pelatihan.

“Alhamdulillah materinya sangat bagus, jadi tambah ilmu,” ungkap Jumaing (45), salah satu peserta pelatihan. (cip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here