Pelatihan aplikatif ternak sapi angkatan XIX akan segera di laksanakan pada tanggal 18-19 Maret 2015 di Jorong Koto, Kanagarian Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Propinsi Sumatera Barat. Pelatihan ini terselenggara berkat kerjasama program pemberdayaan Dompet Dhuafa Singgalang dimana penerima manfaat program tersebut sebanyak 30 orang penerima manfaat.

Pelatihan yang akan di laksanakan selama dua hari ini menjadi target tim untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya peternak binaan dimana outputnya adalah meningkatnya pengetahuan peternak tentang prospek pasar, teknik ransum, manajemen kesehatan dan reproduksi ternak. Dalam pelatihan ini juga akan dilaksanakan praktikum pengolaan pakan alternatif (silase dan UMMB) serta praktikum kesehatan dimana peternak akan diajarkan cara mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit yang sering menyerang ternak sapi.

Sebagai tim pelaksana program pelatihan dan pendampingan peternakan sapi di wilayah program pemberdayaan Dompet Dhuafa Singgalang, tim Kampoeng Ternak Nusantara memberangkatkan 4 orang dimana akan dilaksanakan pelatihan tahap awal dengan materi pelatihan diantaranya adalah Analisa Usaha dan prospek pemasaran, Manajemen Pakan dan Manajemen Kesehatan dan reproduksi ternak sapi. Dari materi ini diharapkan peternak binaan akan memahami beberapa aspek penting yang harus dimiliki seorang peternak untuk mendapatkan hasil produksi ternak yang maksimal dengan biaya pemeliharaan yang efisien.

Sebagaimana program pemerintah dalam swasembada daging 2015-2025 dimana keterampilan dan terapan teknologi terkait peternakan menjadi wajib dimiliki peternak, peran semua pihak sangat diharapkan khususnya dalam tata kelola pasar yang masih kurang tertata dalam masyarakat kita. Kampoeng Ternak Nusantara Sendiri dalam hal ini sebagai lembaga yang komitmen dalam memajukan perekonomian masyarakat berbasis peternakan rakyat selalu mendorong minat masyarakat untuk terus belajar terapan teknologi peternakan guna mewujudkan cita-cita besar ini.

Melalui kerjasama dengan berbagai pihak inilah Kampoeng Ternak Nusantara berharap peternakan dinegeri dengan berjuta potensi ini dapat berkembang sehingga menjadi raja di negeri sendiri, keyakinan kami suatu saat nanti genersi kita tidak perlu impor daging maupun susu karena diladang kita daging dan susu melimpah. Amien Ya Rabb (BDC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here