BOGOR – Pagi-pagi sekali, sebelum azan Subuh bergema Matali sudah bergegas pergi ke Pasar Parung untuk berbelanja sayur.  Setelah berbelanja sayuran komplit ia kembali ke rumah pukul 05.30 Wib, setelah itu,pria berusia 43 tahun tersebut langsung menjajakan sayuran di lingkungan desanya hingga tengah hari.

Keuntungan yang diperoleh dari hasil berjualan tersebut, menurut Matali lebih dari cukup.  “Alhamdulillah keuntungan bisa mencapai 40 ribu rupiah perhari,”ucapnya.
Sebelum berdagang sayuran, bapak tiga anak ini bekerja serabutan yang hasilnya pun tidak tetap. Terkadang ia pun menganggur jika tidak ada pekerjaan yang ia kerjakan.

Kini, pria asli Jampang tersebut mempunyai pekerjaan tambahan, pasalnya awal Juli lalu ia masuk dalam daftar penerima manfaat program pemberdayaan Kampoeng Ternak Dompet Dhuafa. Matali menerima lima ekor domba untuk dipelihara. Sebelum menjadi mitra peternak Kampoeng Ternak, dia mengaku tidak mempunyai aktitas lain untuk menambah penghasilan. “Habis selesai jualan, paling istirahat hingga sore,” kata Matali.

Namun, kini Matali bisa memanfaatkan waktu luang untuk mencari rumput sepulang dagang hingga petang. Dengan berbekal arit, pria yang biasa memanjangkan rambut ini siap mencari pakan kambing di sekitar sungai yang tak jauh tempat tinggalnya.

Matali mengaku senang dengan aktivitas tambahannya, karena diharapkan bisa menambah pendapatan ekonominya. “Keuntungan dari ternak ini akan saya belikan lagi kambing, supaya kambingnya tambah banyak,” harap Matali. [cip]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here